Waspadai Serangga yang Muncul Pada Musim Hujan

18-December-2017 Artikel


Tingginya curah hujan tidak dapat diimbangi dengan kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi datangnya musim hujan. Selain bencana alam, kondisi iklim pada saat memasuki musim hujan menjadi waktu yang dipilih oleh beberapa serangga untuk berkembang biak. Jangan heran jika pada musim hujan, Moms melihat lebih banyak serangga-serangga kecil beterbangan dibandingkan pada saat musim kemarau. Keberadaan serangga di dalam rumah tentu saja dapat mengganggu dan membuat keluarga jadi tidak nyaman saat berada di rumah.

Selain itu, meski kelihatan sepele—karena ukurannya yang kecil, namun hal ini patut untuk diwaspadai mengingat adanya risiko yang ditimbulkan oleh gigitan serangga bagi kesehatan keluarga. Berikut jenis-jenis serangga yang sering muncul di musim hujan dan sebaiknya dihindari:

Semut

Serangga kecil seperti semut, rayap, atau sejenisnya memang cenderung berkembang biak di musim hujan. Maka biasanya setelah hujan reda, Moms akan melihat banyak serangga kecil bersayap yang berjatuhan di rumah. Hal ini dikarenakan beberapa jenis serangga jantan biasanya mati setelah kawin, sedangkan yang betina masih hidup untuk melanjutkan proses reproduksi meskipun mungkin sudah kehilangan sayapnya.

Kelabang

Serangga ini memiliki gigitan yang cukup berbahaya. Kulit yang terkena gigitan kelabang akan mengalami trauma yang cukup parah. Selain itu efek yang ditimbulkan setelah terkena gigitan kelabang adalah gangguan pernafasan, sakit kepala, sakit pada dada, denyut jantung yang meningkat, mual hingga mengakibtkan tubuh menjadi lemah.

Nyamuk

Selain gatal, akibat  gigitan nyamuk juga dapat mengakibatkan kematian. Perhatikan ciri khas warna belang hitam dan putih pada nyamuk, jenis ini merupakan nyamuk Aedes Aegypti yang dapat menyebabkan kematian akibat demam berdarah dengue (DBD).

Kecoa

Meluapnya saluran-saluran air pada musim hujan membuat kecoa seringkali merayap ke tempat yang ‘tidak banjir’—sayangnya biasanya ia muncul di permukaan lubang air kamar mandi dan akhirnya masuk bagian dalam rumah. Hewan ini bisa membawa penyakit karena habitat hidupnya di tempat yang lembap dan kotor sehingga sudah pasti membawa berbagai kuman penyakit ke rumah Anda.

Cegah kedatangan serangga di rumah Anda dengan rajin membersihkan rumah secara menyeluruh. Hindari menumpuk barang-barang yang tidak terpakai dan buanglah sampah ke pembuangan khusus di luar rumah untuk menghindari berkumpulnya serangga. Moms juga bisa membersihkan lantai dengan SOS Cairan Pembersih Lantai Sereh yang dapat membunuh kuman, membersihkan debu, noda, dan kotoran yang ada di permukaan lantai, serta mampu mengkilapkan lantai. Selain itu aroma serehnya juga dapat mengusir serangga dari rumah Anda. Yuk, beri perlindungan ekstra di rumah saat musim hujan!