Penyebab Serangga Betah di Rumah dan Tips Menghindarinya

11-October-2017 Tips


Sudah bukan hal yang aneh lagi jika serangga kerap muncul di rumah Anda. Ukurannya yang kecil memang memungkinkan serangga hidup dan muncul dari mana saja. Tapi kalau jumlahnya banyak dan tak kunjung hilang, rumah jadi terasa kotor dan menggelikan. Jika serangga di rumah Moms sulit dihilangkan, coba perhatikan, mungkin ada kebiasaan tertentu yang menyebabkan serangga terus bermunculan. Apa saja ya?

Halaman tidak terawat
Jika punya halaman rumah, Anda harus merawatnya dengan baik. Bukan hanya untuk estetika semata, namun ranting dan daun-daun yang dibiarkan tumbuh terlalu panjang justru bisa menjadi ‘jembatan’ bagi serangga saat memasuki rumah Anda. Apalagi jika tanaman tersebut posisinya berdekatan dengan jendela atau pintu rumah. Pastikan Anda memangkasnya secara teratur agar tanaman tetap rapi dan jauh dari bagian rumah Anda. Untuk tanaman dalam rumah, sebaiknya pilih tanaman-tanaman yang tidak banyak mengundang serangga seperti terrarium, kaktus, atau tanaman hias lainnya.

Menyimpan makanan sembarangan
Sebaiknya makanan harus disimpan di wadah tertutup rapat. Makanan yang dibiarkan terbuka hanya akan memancing datangnya serangga seperti semut dan lalat. Jangan anggap makanan Anda sudah aman jika disimpan di bawah tudung saji. Serangga kecil seperti semut yang halus tetap bisa mengerubunginya.

Celah pada ubin
Garis-garis (semen) antar ubin seringkali tergerus seiring waktu. Jika tidak segera diperbaiki, celah tersebut akan semakin besar dan menimbulkan lubang. Akhirnya banyak serangga yang bisa muncul dari celah ubin tersebut. Sebelum celah ubin semakin besar, sebaiknya segera tambal dengan semen ya! Pel lantai menggunakan SOS Pembersih Lantai Sereh minimal dua kali sehari yang dapat membersihkan debu, noda, kotoran yang ada di permukaan lantai dan juga mengkilapkan lantai.

Kandungan pada  SOS Pembersih Lantai Sereh mampu membunuh kuman (E.coli, S.aureus, P.aeruginosa dan S.typhimurium) serta telah teruji klinis mampu mengusir lalat, semut, nyamuk, dan kecoa yang ada di lantai.

Pembuangan sampah buruk
Anda mungkin sudah merasa ‘bersih’ karena telah membuang sampah pada tempatnya. Padahal, itu saja belum cukup. Idealnya Anda harus memisahkan sampah kering dan sampah basah. Sebab, sampah basah yang terdiri dari sisa makanan, kulit buah, dan  lainnya adalah jenis sampah yang bisa menimbulkan bau dan mengundang serangga datang. Berbeda dengan sampah kering seperti kertas, tisu, atau botol plastik yang relatif aman dari serbuan serangga. Jika kedua sampah disatukan dan diletakan di dalam rumah, jangan heran jika serangga berdatangan. Sampah basah sebaiknya diletakan di bagian luar rumah saja.

Kamar mandi kotor
Kamar mandi adalah salah satu bagian rumah yang paling kotor setelah dapur. Kamar mandi terhubung langsung dengan saluran air yang mana serangga seperti kecoa sering bermunculan. Jaga kebersihan kamar mandi agar tetap bersih dan letakan kapur barus di dekat lubang saluran air.