Tampilan Rumah 'Clean' ala Skandinavia

17-October-2017 Tips


Belakangan ini, penataan interior rumah bergaya skandinavia semakin populer pada masyarakat Indonesia. Seiring dengan bermunculannya merk-merk furnitur besar yang mengusung gaya ini, Anda mungkin ikut tertarik menata ulang rumah dengan gaya Skandinavia. Sebenarnya apa ciri khas interior asal Nordik ini dan apa daya pikatnya?

Minimalis dan fungsional
Gaya minimalis desain Skandinavia muncul pada tahun 1930an di lima negara Nordik di Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia dan Swedia. Desain skandinavia pada masanya berhasil mendobrak desain-desain khas Eropa masa lampau yang cenderung glamor. Sebaliknya, desain Skandinavia muncul dengan cira khas bentuk yang minimalis namun tetap fungsional. Meskipun tampak luarnya tidak memiliki banyak detail, namun desain Skandinavia biasanya mengedepankan inovasi dari hal fungsi. Misalnya laci-laci rak yang banyak, menggabungkan rangka tempat tidur dengan laci, dan masih banyak lagi.

Corak Geometris
Desain Skandinavia boleh saja minimalis, tetapi secara estetika tak kalah menarik. Desain ini juga kerap bermain dengan corak. Namun alih-alih corak yang rumit seperti floral dengan ulirang tangkai dan daun, gaya ini lebih suka bermain dengan corak geometris yang sederhana tetapi manis. Misalnya saja garis-garis, kotak-kotak, segitiga, dan lain corak simpel lainnya.

Color Block
Tidak ada pantangan warna jika Anda berniat menata rumah dengan gaya Skandinavia. Meskipun warna cerah atau terang lebih sering digunakan. Namun yang pasti, Anda akan sering menemukan color block pada rumah bergaya Skandinavia. Jadi singkirkan jauh-jauh ide menggunakan wallpaper bercorak ramai ya!

Sentuhan Industrial
Mengingat waktu kemunculannya yang dekat dengan revolusi  industri, tak heran jika dalam perkembangannya desain Skandinavia juga terpengaruh dengan gaya industrial. Hal ini terlihat dari desain-desainnya yang simpel dan simetris. Hal ini sejalan dengan prinsip industrial yang mementingkan segala sesuatu yang terukur.  

Bagaimana Moms, tertarik mengikuti tren interior bergaya Skandinavia?